AFEKTIVITAS
Afeksi
merupakan perasaan terhadap suatu hal.
Afektivitas mendorong manusia untuk mencintai, mengabdi, dan kreatif.
Afektivitas menggerakan manusia untuk berbuat sesuatu. Afektivitas membuat
manusia "ada" di dunia, bisa berinteraksi dengan orang lain. Dua
kutub afektivitas adalah:
- Mengarah pada objek karena menyukainya ; Cinta = afektivitas positif
- Menghindari/menjauhi objek karena tidak menyukainya ; Benci = afektivitas negatif
Afektivitas
akan ada jika terdapat ikatan kesamaan. Jika
kita mempunyai afeksi terhadap sesuatu, maka kita akan berusaha untuk mengenal
sesuatu tersebut. Perbuatan afeksi pasif
terjadi ketika kita ditarik oleh objek atau sebaliknya. Perbuatan afeksi aktif terjadi ketika kita membuka hati untuk mengenal
objek yang menarik afeksi kita.
Cinta utilitaris berarti cinta terhadap objek yang memiliki
daya guna untuk kita.
Perasaan
cinta sudah ada walaupun subjek yang memilikinya tidak menyadari hal tersebut.
Oleh karena itu, cinta selalu mendahului perbuatan.
Kehidupan
afektif bukan hanya menyangkut perasaan saja, tetapi juga menyangkut hal yang
spiritual.
Cinta diri
sendiri belum tentu termasuk ke dalam egoisme. Dengan mencintai dirinya
sendiri, seseorang mampu mencintai Tuhan dan sesamanya. Orang yang egois hanya
mementingkan keuntungan dirinya.
Source : FILSAFAT Power Point
Oleh
Dr. Raja Oloan Tumanggor
Carolus Suharyanto, Lic.Theol.
Mikha Agus Widianto, M.Pd
Bonar Hutapea, M.Si. Psi.


0 komentar:
Posting Komentar