Pages

Senin, 06 Oktober 2014

Manusia dan Afektivitasnya 29 September 2014


AFEKTIVITAS

Afeksi merupakan perasaan terhadap suatu hal. Afektivitas mendorong manusia untuk mencintai, mengabdi, dan kreatif. Afektivitas menggerakan manusia untuk berbuat sesuatu. Afektivitas membuat manusia "ada" di dunia, bisa berinteraksi dengan orang lain. Dua kutub afektivitas adalah:

  • Mengarah pada objek karena menyukainya ; Cinta = afektivitas positif
  • Menghindari/menjauhi objek karena tidak menyukainya ; Benci = afektivitas negatif

Afektivitas akan ada jika terdapat ikatan kesamaan. Jika kita mempunyai afeksi terhadap sesuatu, maka kita akan berusaha untuk mengenal sesuatu tersebut. Perbuatan afeksi pasif terjadi ketika kita ditarik oleh objek atau sebaliknya. Perbuatan afeksi aktif terjadi ketika kita membuka hati untuk mengenal objek yang menarik afeksi kita.

Cinta utilitaris berarti cinta terhadap objek yang memiliki daya guna untuk kita.

Perasaan cinta sudah ada walaupun subjek yang memilikinya tidak menyadari hal tersebut. Oleh karena itu, cinta selalu mendahului perbuatan.

Kehidupan afektif bukan hanya menyangkut perasaan saja, tetapi juga menyangkut hal yang spiritual.

Cinta diri sendiri belum tentu termasuk ke dalam egoisme. Dengan mencintai dirinya sendiri, seseorang mampu mencintai Tuhan dan sesamanya. Orang yang egois hanya mementingkan keuntungan dirinya.
Source : FILSAFAT Power Point Oleh



Dr. Raja Oloan Tumanggor


Carolus Suharyanto, Lic.Theol.


Mikha Agus Widianto, M.Pd


Bonar Hutapea, M.Si. Psi.

separador

0 komentar:

Posting Komentar

Followers