Hay.. Helloww... Helooww Haii........
Hari ini adalah hari yang membanggakan!!! karena hari ini kami dianggap sebagai angkatan yang paling ACTIVE!!
Aku percaya itu karena bukti tanda bahwa kita benar-benar ingin belajar banyak mengenai FILSAFAT!!!
Saya sendiri merasa SALAH masuk Jurusan hehehe, seharusnya saya masuk Jurusan Ilmu Filsafat, heheheh *Kidding*
Today... Kita belajar mengenai Silogisme dan Kesesatan berpikir!! saya begitu berantusias hari ini !!!
To the POINT aja yaaaa...........
What is Syllogism?
• Silogisme = suatu simpulan dimana
dari dua putusan (premis2) disimpulkan suatu putusan yg baru.
• Prinsip: bila premis benar, maka
simpulannya benar.
• Dua macam silogisme: silogisme
kategoris dan silogisme hipotetis.
Silogism Kategoris
• Arti: silogisme yg premis dan
simpulannya adalah putusan kategoris (pernyataan tanpa syarat).
• Contoh: M – P Perbuatan jahat itu haram.
S – M Menghina itu adalah
perbuatan jahat.
S – P Maka, menghina itu haram.
apabila
penalaran baik, silogisme memperlihatkan alasan dan dasarnya.
Note for syllogism :
• Tentukan lebih dulu simpulan.
Ciri2nya lwt kata-kata: karena itu, maka dari situ, dll.
• Bila kesimpulan sdh dirumuskan,
tentukan alasannya. Alasan ini menunjuk pada M (Term Menengah).
• Bila S dan P sdh diketahui dlm
simpulan, susunlah silogisme yg terdiri dr 3 bagian: simpulan (S-P), Premis
minor (yg mengandung S dan M), dan
premis mayor (titik tolak penalaran, dmn ada P dan M).
SILOGISME KATEGORIS
Dalam
SILOGISME KATEGORI MAJEMUK ADALAH HAL YANG SUNGGUH MENYENANGKAN!!! Kita
diberikan perintah untuk membuat contoh-contoh dari tiap-tiap jenis
Silogisme dibawah ini!!!
Check this out!
Check this out!
• Silogisme kategoris tunggal:
mempunyai dua premis, terdiri atas 3 term S, P, M.
• Bentuk-bentuk silogisme kategoris
tunggal:
(1) M adalah S dlm premis mayor
dan P dlm permis minor. Aturan: premis minor hrs sbg penegasan, sedang premis
mayor bersifat umum.
Mis. M –
P Setiap manusia dpt mati (mayor)
S – M Aristoteles adalah manusia (minor)
S – P Jadi, Aristoteles dpt mati
(simpulan)Contoh dari saya :
Semua ikan adalah makanan anjing
Nemo adalah ikan
Nemo adalah makanan anjing
Mis
P – M Lingkaran adalah bentuk bundar (mayor).
S – M Segitiga bukan bentuk bundar (minor) S – P Segitiga bukan lingkaran (simpulan).
Contoh dari saya :
Nasi adalah makanan pokok
Jagung bukanlah makanan pokok
Jadi, Jagung bukan nasi.
Mis
M-P Mahasiswa itu org dg tugas
belajar (Mayor)
M-S Ada mahasiswa yg org bodoh
(minor)
S-P Jadi, sebagian org bodoh itu
org dg tugas belajar (Simpulan)
Contoh dari saya :
Penyanyi adalah orang yang perlu berlatih vokal
Ada penyanyi yang memiliki suara yang tidak merdu
Jadi, Sebagian Penyanyi yang suaranya tidak merdu, adalah orang yang perlu berlatih vokal.
Mis.
P – M Influenza itu penyakit
(mayor)
M- S Semua penyakit mengganggu
kesehatan (minor)
S-P Jadi, sebagian yg mengganggu kesehatan itu
influenza (simpulan)
Contoh dari saya :
Stres adalah gangguan pada kondisi psikisSemua gangguang pada kondisi psikis dapat mengakibatkan potensi bunuh diri
Jadi, Sebagian potensi bunuh diri diakibatkan oleh stres.
SILOGISME KATEGORI
MAJEMUK
Arti:
bentuk silogisme yg premis2nya sangat lengkap, lebih dr tiga premis. Jenis2nya:
Epicherema:
silogisme yg salah satu/kedua premisnya disertai alasan.
Semua arloji bermutu adalah
arloji mahal, krn sukar pembuatannya.
Arloji Mido itu adalah arloji
baik, krn selalu tepat dan awet.
Jadi, arloji Mido adalah arloji
mahal
Contoh dari saya :
Semua laptp canggih adalah laptop yang berharga, karena sukar untuk mendapatkannya.
Macbook adalah laptop keren, karena design-nya Limited Edition
Jadi, Macbook adalah laptop yang berharga.
Enthymema:
silogisme yg dlm penalarannya tdk mengemukakan semua premis scr eksplisit.
Salah satu premis/simpulannya dilampaui, disebut juga silogisme yg disingkat.
Mis. Jiwa manusia adalah rohani. Jadi, tdk akan mati (versi singkat).
Versi lengkap: Yg rohani itu tdk
akan dpt mati.
Jiwa manusia adalah rohani.
Maka, jiwa manusia tdk akan dpt
mati.
Contoh dari saya :
Orang yang baik hati itu adalah Seorang yang berhati mulia.
Raja adalah orang yang baik hati.
Maka, Raja adalah seseorang yang berhati mulia.
Polisilogisme:
deretan silogisme dimana simpulan silogisme yg satu menjadi premis utk
silogisme yg lainnya.
Mis
Seseorg yg menginginkan lebih dr
yg dimiliki, merasa tdk puas. Seorg yg rakus adalah seseorg yg menginginkan
lebih dr yg dimiliki. Jadi, seorg yg rakus merasa tdk puas.
Seorg yg kikir merasa tdk puas.
Budi adalah seorg yg kikir. Jadi, Budi merasa tidak puas.
Contoh dari saya :
Seseorang yang mengarapkan sesuatu yang berlebihan, orang yang tidak akan terpenuhi kebutuhannya. Seseorang yang serakah adalah orang yang selalu mengharapkan sesuatu berlebihan. Jadi seseorang yang serakah tidak akan terpenuhi kebutuhannya.
Seorang yang sombong adalah orang yang tidak akan terpenuhi kebutuhannya. Jesi adalah seorang yang sombong. Jadi, Jesi adalah orang yang tidak akan terpenuhi kebutuhannya.
Sorites:
silogisme yg premisnya lebih dr dua. Putusan2 itu dihubungkan satu sama lain
sedemikian, sehingga predikat dr putusan yg satu jadi subjek putusan berikutnya.
Org yg tdk mengendalikan
keinginannya, menginginkan seribu satu barang.
Org yg menginginkan seribu satu
barang, banyak sekali kebutuhannya. Org yg banyak sekali kebutuhannya, tdk
tenteram hatinya. Jadi org yg tdk mengendalikan keinginannya, tdk tenteram
hatinnya. Contoh dari saya :
HUKUM SILOGISME
KATEGORIS
•
Silogisme tdk boleh mengandung lebih dr tiga term (S, M, P). Kurang dr
tiga berarti tdk ada silogisme. Lebih dr tiga term artinya tdk ada
perbandingan. Ketiga term tetap sama artinya. Dlm silogisme S dan P disatukan
oleh perbandingan masing2 dg M.
•
M tdk boleh masuk dlm kesimpulan, krn M berfungsi mengadakan
perbandingan dg term2.
•
Term S dan P dlm simpulan tdk boleh lebih luas dr premis2nya. Jika S dan
P dlm premis partikular, maka dlm simpulan tdk boleh universal. Bila dilanggar
akan terjadi latius hos (menarik simpulan yg terlalu luas). Mis. Semua
lingkaran bulat. Nah, semua lingkaran itu gambar. Maka, Semua gambar itu bulat.
(Simpulan salah, mengapa? Bgm yg benar?)
KESESATAN PEMIKIRAN (FALLACIA)
• Fallacia=kesalahan
pemikiran dlm logika, bukan kesalahan fakta, tapi kesalahan atas kesimpulan krn
penalaran yg tdk sehat.
• Kesalahan
fakta: Presiden AS Barack Obama lahir di Indonesia. Ahmad lahir dg bintang
gemini, maka hidupnya penuh dg persoalan.
• Kesalahan
penalaran:
• Klasifikasi:
kesesatan formal dan kesesatan informal.
• Kesesatan
formal: pelanggaran tdhp kaidah logika, mis. Semua penodong berwajah seram.
Semua pengamen berwajah seram. Jadi semua pengamen adalah penodong. Apa yg
dilanggar?
• Kesesatan
informal: menyangkut kesesatan dlm bahasa. Mis. kesesatan diksi. Contoh sbb:
• Penempatan
kata depan yg keliru: Antara hewan dan manusia memiliki perbedaan.
• Mengacau
posisi subjek atau predikat: Karena tidak mengerjakan PR, guru menghukum
anak itu.
Ungkapan yg keliru: Pencuri kawakan itu berhasil
diringkus polisi minggu yang lalu.
• Amfiboli:
sesat krn struktur kalimat bercabang. Mis. Anto Anak Bu Lasma yang hilang
ingatan lari dari rumah.
• Kesesatan
aksen/prosodi: sesat krn penekanan yg salah dlm pembicaraan. Mis. Ada aturan
‘Anda tdk boleh ganggu anak tetangga’. Nah Pak Budi bukan tetangga anda. Maka
anda boleh mengganggu anaknya.
• Kesesatan
bentuk pembicaraan:sesat krn org menyimpulkan kesamaan konstruksi juga berlaku
bagi yang lain. Mis. Berpakaian artinya memakai pakaian. Bersepeda artinya
memakai sepeda. Maka, beristeri artinya memakai isteri.
• Kesesatan
aksiden: yg aksidental dikacaukan dg hal yang hakiki. Mis. Sawo matang
adalah warna. Org Indonesia itu sawo matang. Maka, Org Indonesia itu adalah
warna.
• Kesesatan
krn alasan yg salah: Konklusi ditarik dr premis yg tak relevan.
KESESATAN
PRESUMSI
• Generalisasi
tergesa-gesa: Orang Padang pandai memasak.
• Non
sequitur (belum tentu): Memang saya tidak lulus karena beberapa hari yang
lalu saya berdebat dg dosen tsb.
• Analogi
palsu:Membuat isteri bahagia seperti membuat hewan piaraan bahagia dg
membelai kepalanya dan memberi banyak makan.
• Penalaran
melingkar (petitio principii): Manusia merdeka krn ia bertanggungjawab dan
ia bertanggungjawab krn ia merdeka.
• Deduksi
cacat: Barangsiapa sering memberi sumbangan, maka dia pasti org baik. Andi
pasti orang baik.
• Pikiran
simplistis: Karena ia tidak beragama, maka ia pasti tidak bermoral.
MENGHINDARI
PERSOALAN
• Argumentum
ad hominem: Jangan percaya omongannya krn ia bekas narapidana.
• Argumentum
ad populum: Anda lihat banyak ketidakadilan dan korupsi, maka Partai Nasdem
adalah partai masa depan kita.
• Argumentum
ad misericordiam: Seorg terdakwa meminta keringanan hukuman krn mengaku
punya banyak tanggungan.
• Argumentum
ad baculum: Karena beda pendapat, suka meneror org lain.
• Argumentum
ad auctoritatem: Mengutip pendapat Freud mengenai psikoanalisa.
• Argumentum
ad ignorantiam: Bila tidak bisa dibuktikan bahwa Tuhan itu ada, maka Tuhan
tidak ada.
• Argumen
utk keuntungan seseorang: Seorang pengusaha berjanji mau membiayai kuliah,
bila mahasiswi mau dijadikan isteri.
• Non
causa pro causa: Org sakit perut setelah menghapus sms berantai, maka dia
menganggap itu sbg penyebabnya.
KESESATAN
RETORIS
• Eufemisme/disfemisme:
Pembangkang yg dianggap benar disebut reformator. Bila tdk disenangai maka
disebut anggota pemberontak.
• Penjelasan
retorik: Dia tidak lulus krn tidak teliti mengerjakan soal.
• Stereotipe:
Orang Jawa penyabar. Orang Batak suka menyanyi.
• Innuendo:
Sy tdk mengatakan makanan tdk enak, tapi mau mengatakan lukisan itu bagus.
• Loading
question: Apakah Anda masih tetap merokok?
• Weaseler:
Tiga dari empat dokter menyarankan bahwa minum itu memperlancar pencernaan.
• Downplay:
Jangan anggap serius omongannya krn dia hanya buruh bangunan.
• Lelucon/sindiran:
• Hiperbola:
membesarbesarkan.
• Pengandaian
bukti:studi menunjukkan.
• Dilema
semu: Tamu yg menolak kopi, langsung disuguhi sirup.
Source : FILSAFAT Power Point
Oleh
Dr. Raja Oloan Tumanggor
Carolus Suharyanto, Lic.Theol.
Mikha Agus Widianto, M.Pd
Bonar Hutapea, M.Si. Psi.
Sekian Postingan materi hari ini.... thanks for reading. Godblessyou..........


1 komentar:
udah bener-bener bagus. saya tidak ragu untk memberikan nilai 98 lagi
Posting Komentar